SABAT & YESUS

SABAT & YESUS!

Sebuah artikel, kiranya bermanfaat…🙂 Gbu.

AWAL KEHIDUPAN YESUS
Pada awal hidupNya, ketika Yesus masih kecil dan belum menjalankan tugas pelayananNya, Yesus masih menjalani hidup di bawah Hukum Taurat sesuai dengan adat istiadat Yahudi dalam pandangan Farisi dan Ahli Taurat. IA disunat pada hari kedelapan dan menjalani ritus pentahiran dan penyerahan anak sulung (Lukas 2:21-24):
21    Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.      
22    Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,      
23    seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: ”Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah”,      
24    dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.      

Dan selanjutnya Yesus masih mengikuti ritual paskah Yahudi (Lukas 2:41-42):
41    Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah.      
42    Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu.      

SEJAK PEMBAPTISAN YESUS
Setelah pembaptisan oleh Yohanes Pembaptis, kita bisa melihat bagaimana pandangan Yesus terhadap Taurat mulai berseberangan dengan orang Farisi, Ahli Taurat, dan adat istiadat Yahudi. Yesus mulai menyatakan diri sebagai “Anak Allah”, yang mengakibatkan DIA dianggap menghujat Allah. Kemudian, sekalipun menurut kebiasaan pada hari Sabat IA biasa masuk ke rumah ibadat, kita dapat melihat bahwa kesempatan itu digunakan Yesus untuk menyatakan otoritasNya kepada umat Israel  dengan membaca kitab suci dan mengajar di situ. Bahkan IA mengaku memiliki Roh Tuhan dan diurapi Tuhan untuk MENJALANKAN PEMBEBASAN DAN MEMBERITAKAN TAHUN RAHMAT TUHAN (Lukas 4:14-30):
14    Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.      
15    Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.      
16    Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.      
17    Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:      
18    ”Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku      
19    untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”      
20    Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.      
21    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: ”Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”      
22    Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: ”Bukankah Ia ini anak Yusuf?”      
3    Maka berkatalah Ia kepada mereka: ”Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!”      
24    Dan kata-Nya lagi: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.      
25    Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.      
26    Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon.      
27    Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.”      
28    Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu.      
29    Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu.      
30    Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.      

TAHUN RAHMAT TUHAN adalah TAHUN KE 50, yaitu TAHUN YOBEL (Imamat 25:10 dst) :
10    Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya.      
11    Tahun yang kelima puluh itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, jangan kamu menabur, dan apa yang tumbuh sendiri dalam tahun itu jangan kamu tuai, dan pokok anggur yang tidak dirantingi jangan kamu petik buahnya.      
12    Karena tahun itu adalah tahun Yobel, haruslah itu kudus bagimu; hasil tahun itu yang hendak kamu makan harus diambil dari ladang.      
13    Dalam tahun Yobel itu kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya.      
14    Apabila kamu menjual sesuatu kepada sesamamu atau membeli dari padanya, janganlah kamu merugikan satu sama lain.      
15    Apabila engkau membeli dari sesamamu haruslah menurut jumlah tahun sesudah tahun Yobel, dan apabila ia menjual kepadamu haruslah menurut jumlah tahun panen.      
16    Makin besar jumlah tahun itu, makin besarlah pembeliannya, dan makin kecil jumlah tahun itu, makin kecillah pembeliannya, karena jumlah panenlah yang dijualnya kepadamu.      
17    Janganlah kamu merugikan satu sama lain, tetapi engkau harus takut akan Allahmu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.      
18    Demikianlah kamu harus melakukan ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-Ku serta melakukannya, maka kamu akan diam di tanahmu dengan aman tenteram.      
19    Tanah itu akan memberi hasilnya, dan kamu akan makan sampai kenyang dan diam di sana dengan aman tenteram.      
20    Apabila kamu bertanya: Apakah yang akan kami makan dalam tahun yang ketujuh itu, bukankah kami tidak boleh menabur dan tidak boleh mengumpulkan hasil tanah kami?      
21    Maka Aku akan memerintahkan berkat-Ku kepadamu dalam tahun yang keenam, supaya diberinya hasil untuk tiga tahun.      
22    Dalam tahun yang kedelapan kamu akan menabur, tetapi kamu akan makan dari hasil yang lama sampai kepada tahun yang kesembilan, sampai masuk hasilnya, kamu akan memakan yang lama.”      

TAHUN YOBEL merupakan SABAT AKBAR sebagai penutup 7 kali Sabat tahunan.

ARTI LUAS SABAT
Sangat menarik apabila kita mengamati bahwa Sabat itu dirayakan tidak hanya hari Sabtu, tapi bisa juga tahun ke-7, dan juga tahun ke-50, tahun pertama dari 7 tahunan setelah 7×7 tahun! Yesus menyatakan diriNya sebagai Tuhan atas hari Sabat (Markus 2:28) :
28    jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.”      

Dan klimaksnya adalah diriNya telah menggenapi TAHUN RAHMAT TUHAN atau SABAT YOBEL atau TAHUN PEMBEBASAN itu!!! (Lukas 4:17-21):
17    Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:      
18    ”Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku      
19    untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”      
20    Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.      
21    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: ”Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”      

PENGERTIAN SABAT
Dalam soal Sabat, ternyata Yesus memberikan pengertian yang bersifat hakekat yang menjadikan DIA berseberangan dengan orang Farisi dan Ahli Taurat. Yesus mengatakan; (Markus 2:27-28):
27    Lalu kata Yesus kepada mereka: ”Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,      
28    jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.”      

Ayat ini sering disalahtafsirkan seakan-akan menunjukkan perintah untuk memlihara Sabat, padahal konteks perikop ayat tersebut berbicara sebaliknya, yaitu membantah pengertian orang Farisi mengenai cara emmelihara Sabat! Dalam konteks tersebut tampak sekali sikap Yesus yang membela  pelanggaran Sabat yang dilakukan oleh murid2Nya, tetapi itu tidak berarti melanggar Sabat Allah, melainkan melanggar tradisi Sabat yang ditafsirkan keliru oleh orang Farisi dan Ahli Taurat. Lihat yang dikatakan orang Farisi (Markus 2:24):
24    Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: ”Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?”      
       
Sabat adalah suatu PERHENTIAN dan PEMBEBASAN, namun orang Farisi dan Ahli taurat menjadikannya suatu kesukaran dan perhambaan dalam bentuk SYARIAT “boleh-tidak”. Dengan begitu hari Sabat bukan lagi membebaskan manusia melainkan dijadikan KUK yg BERAT!

PRAKTIK YESUS
Yesus sering menyembuhkan orang pada hari Sabat dan ini dianggap oleh orang Farisi dan Ahli Taurat sebagai melanggar Sabat dan akhirnya mereka ingin membunuhNya (Matius 12:9-14).
Yesus pun mengecam para Farisi dan Ahli Taurat yang malah mengikatkan beban berat dan meletakkannya di atas bahu umat Israel (mereka menekankan ritus lahiriah dan miskin rohaniah) (Matius 23).

KONKLUSI
Dari sini kita dapat melihat apa arti dari “Tidak meniadakan Hukum Taurat, tetapi menggenapi Taurat, yaitu memberikan pengertian “HAKEKAT DARIPADA TERSURAT”!!! demikian juga inti Sabat yang tersurat, diberi pengertian hakekatnya oleh Yesus sebagai sesuatu yang mendatangkan damai sejahtera dan kelegaan kepada manusia. Yesus mengatakan: (Matius 11:28):
28    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.      

Kata “KELEGAAN” (terjemahan lama SENTOSA), adalah terjemahan kata Yunani “KATAPAUSIS” yang merupakan padanan kata Ibrani “SABBATH”.

Demikian hal yang bisa saya paparkan, kiranya memberi pencerahan…. God be with us!!!   

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s