No Compromise!

☺                                                                                       ☼

 

“Ah, kiranya perkataanku ditulis, dicatat dalam kitab,…. tetapi aku tahu: Penebusku hidup, … tanpa dagingku pun aku akan melihat Allah,… hati sanubariku merana karena rindu.”

(Ayub 19:23-27)

     Peter Cartwright adalah seorang pengkhotbah keliling pada abad ke sembilanbelas. Dia memiliki reputasi sebagai seorang pengkhotbah yang keras dan seorang pria yang tanpa kompromi. Pada suatu hari minggu pagi, dia diundang untuk menyampaikan khotbah di sebuah persekutuan yang dihadiri oleh presiden Amerika waktu itu, Andrew Jakson. Sebelum dia menyampaikan khotbahnya, oleh panitia diberikan peringatan agar dirinya tidak mengatakan apapun yang menyimpang ataupun mungkin kontroversial bagi sang presiden. Saat Cartwright berdiri untuk menyampaikan khotbahnya, dia langsung mengumumkan, “Saya mengereti bahwa Andrew Jakson ada di sini. Saya sudah diminta untuk menjaga ucapan-ucapan saya. Andrew Jakson akan pergi ke Neraka bila ia tidak bertobat!” para anggota kongres itu terguncang! Mereka duduk terpaku dalam kesenyapan, bertanya-tanya bagaimana sang presiden akan merespon. Jakson tak bergeming. Setelah kebaktian, Presiden Jakson mencari Peter Cartwright untuk menjabat tangannya, ia berkata, “Pak, kalau saya memiliki resimen yang terdiri dari orang-orang seperti anda, saya dapat mengalahkan dunia!”

Kisah tersebut di atas terukir dalam sejarah kekristenan. Seandainya Peter Cartwright mengkompromikan perkataannya dan tidak menyatakan kebenaran, sudah pasti akan ada banyak orang yang diantar menuju neraka! Juga tidak akan pernah terdapat sebuah catatan sejarah tentang kejadian yang luar biasa itu. Disinilah diperlukan sebuah komitmen dari setiap orang percaya untuk tidak ragu dalam menyatakan kebenaran. Apapun itu resikonya. Karena si penulis Amsal menasehatkan bahwa takhta akan kokoh karena kebenaran. Tuhanpun menginginkan hal itu dari kita, yakni ucapan-ucapan kebenaran jujur, bukan yang penuh dengan kepalsuan. Demikianlah Tuhan akan berkenan kepada kita.

Tak pernah ada kompromi untuk menyatakan kebenaran! Hadirin anda mungkin berubah, namun kebenaran akan tetap sama!   Amin.  [TLR]

                                                           

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s